Sunday, November 17, 2019

Pentingnya Menyusun Itinerary Liburan Keluarga Agar Liburan Efektif dan Gak Pakek Mahal

 -Pentingnya Menyusun Itinerary Liburan Keluarga Agar Liburan Efektif dan Gak Pakek Mahal-
“If you want your children to turn out well, spend twice as much time with them and half as much money” –Abigail Van Buren-

Bagi saya, Liburan merupakan kesempatan istimewa yang membawa saya jauh dari hiruk-pikuknya dunia kerja. Padatnya aktivitas pekerjaan tentu sejalan dengan upaya peningkatan produktifitas. Namun, tak bisa dipungkiri saya hanyalah manusia biasa, yang kadang mudah dilanda kelelahan. *mikirin kerjaan aja lelah, apalagi mikirin perasaan yang tak kunjung terbalas hihihi

Liburan hanya datang sekali dalam 365 hari di setiap tahunnya, itu pun jika memang ada. Untuk saya yang bekerja fulltime dari mentari terbit hingga tergantikan oleh rembulan, Weekend (tidak termasuk hari sabtu) adalah hari di mana saya melepas kelelahan dengan berhibernasi di kamar. Jadi, liburan memang benar-benar momen langka yang saya dapatkan secara insidental.


Pengalaman Liburan Tanpa Itinerary

By the way, Bicara soal liburan dadakan. setidaknya saya pernah merasakan beberapa kali liburan meski tanpa direncanakan, atau yang lebih tepatnya liburan sembunyi-sembunyi di tengah pekerjaan saat dinas keluar kota.

Makassar

 

Itinerary Liburan Keluarga  1
Sumber : Dokumen Pribadi

Pada bulan Desember tahun 2016 lalu, saya berkesempatan untuk menghadiri Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, yang diadakan oleh STMIK Dipanegara Makassar sebagai salah satu kolega perusahaan tempat saya bekerja. 

Ini menjadi perjalanan kedua saya ke Makassar sejak tahun 2014 silam, di mana saya hanya menghabiskan hari dengan mengikuti kegiatan seminar lalu balik ke penginapan. Seperti tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, pada kesempatan kedua ini, saya memutuskan untuk berlibur diam-diam. 

Alhasil, dengan bantuan teman, saya bisa sampai ke Tanah Toraja. Dari Makassar, Tanah Toraja bisa kita tempuh dengan perjalanan darat sekitar 7 jam lamanya. Disana, saya dapat menikmati beberapa tempat wisata seperti Lumbung padi Kete’ Kesu’, Sunge Sa’dan, Unuran, Goa Londo dan Tongkonan yang memang ke semua tempat tersebut berada tidak jauh satu sama lain. Namun, kurangnya persiapan membuat saya harus menahan selera karena sulit menemukan makanan yang 'halal' dan penginapan yang murah serta nyaman.


Yogyakarta

 

Itinerary Liburan Keluarga 2
Sumber : Dokumen Pribadi

Pada tahun 2017 lalu, saya diberi kesempatan untuk mengikuti acara Musyawarah Nasional IndoCEISS (Indonesian Computer Electronics and Instrumentation Support Society) di Yogyakarta yang berlangsung selama 2 hari. Sudah saya bayangkan betapa bosannya berada pada acara formal seperti itu. 

Pun demikian, karena tak ingin menyia-nyiakan kesempatan langka ini, saya memutuskan untuk pergi mengunjungi beberapa tempat wisata kota Yogyakarta di hari kedua kegiatan musyawarah tersebut. Ide itu muncul begitu saja saat saya merasakan lelahnya kegiatan musyawarah hari pertama dari pagi hingga malam. 

Lagi-lagi liburan dadakan tanpa persiapan, yang akhirnya membawa saya terdampar ke wisata Kalibiru. Meski hanya sempat ke wisata alam Kalibiru saja, toh  tempat ini begitu berkesan sebab saya dimanjakan dengan panorama luasnya area hijau Yogyakarta dari atas bukit. Sayangnya, karena tanpa persiapan dan informasi lengkap. Saya harus puas hanya bisa mengunjungi tempat wisata ini saja, dikarenakan medan jalan yang dilalui untuk menuju kalibiru sangat ekstrem, saya diminta oleh guide lokal untuk menyewa mobil offroad beserta driver, ditambah lagi perjalanan menuju tempat tersebut cukup memakan waktu yang lama. *nyewa mobil offroad dimana penumpangnya saya hanya sendiri, berasa nyesek dikantong (untung pakek duit perusahaan)


Bali

 

Itinerary Liburan Keluarga 3
Sumber : Dokumen Pribadi

Tahun 2017 memang menjadi tahun penuh berkah buat saya, pada bulan Agustus 2017 saya dipercaya mewakili kampus untuk menjadi peserta serta presenter dalam Seminar Internasional CITSM ( The 5th International Conference on Information Technology for Cyber and IT Service Management) di Bali. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari. 

Alhamdulillah, saya mendapatkan jadwal untuk presentasi di hari pertama, dengan demikian saya punya 2 hari tersisa untuk menikmati pulau bali. Seperti tak ingin membuang kesempatan emas ini, saya pun akhirnya sampai ke Kintamani, Tirta Empu, Gunung Kawi dan Uluwatu. Minimnya Informasi membuat saya terjebak dalam dilema, di mana tiket masuk sudah dibayar sementara saya dipaksa harus berjalan naik-turun tangga di saat kondisi fisik sedang tidak begitu fit, pun makanan tidak bisa sembarang beli sebab takut tidak 'halal'. 


Sulawesi Barat

 

Itinerary Liburan Keluarga 4
Sumber : Dokumen Pribadi

Pada tahun 2018, di pertengahan bulan April. Saya dan teman-teman sesama peneliti mengikuti Konferensi Nasional Artikel Ilmiah, sebagai salah satu bentuk luaran dari kegiatan penelitian yang kami lakukan. 

Konferensi tersebut diselenggarakan di kota Majene, Sulawesi Barat. Untuk sampai di Majene, setidaknya butuh waktu 4-5 jam dari bandara Tampa Pandang Mamuju. Sepanjang perjalanan, saya disuguhi dengan hamparan laut yang begitu indah. 

Pada hari terakhir konferensi, saya dan teman-teman mulai merencanakan liburan singkat. Lalu memutuskan untuk kembali ke Mamuju dan menginap semalam disana. Seharian kami habiskan hanya untuk menikmati indahnya pesona wisata air Mamuju. Pengeluaran yang tidak terkendali, membuat saya dan teman-teman harus ikhlas menarik tunai tabungan.

Jangan ditanya berapa budget yang saya habiskan untuk liburan insidental di atas, karena memang semua saya masukan dalam tagihan perjalanan dinas, meski ada juga yang dari ATM sendiri.  *gratis memang asik kan yak.
 

Back to the topic, Liburan tahun ini menjadi liburan perdana saya bersama keluarga, yang saya sengaja susun itinerary-nya dengan harapan ini akan menjadi an unforgettable vacation dan bagaimana itinerary ini dapat mengestimasikan penggunaan budget agar lebih efektif. Sebab saya tahu betul, berapa budget yang harus saya keluarkan untuk liburan-liburan singkat, yang saya sempatkan dalam perjalanan dinas tahun-tahun sebelumnya.
Menyusun itinerary tidak hanya diperlukan ketika berlibur ke luar kota saja, pun berlibur di dalam kota juga perlu adanya itinerary agar lebih terarah, Ini lah yang sedang saya lakukan. Ingin sekali rasanya mengajak keluarga berlibur jauh ke luar kota pada akhir tahun ini. Tapi, apalah daya, ada saja halangan yang tidak bisa ditolak.

Keinginan yang belum bisa saya wujudkan itu, tidak membuat saya kehabisan akal. Dengan memaksimalkan waktu dan budget yang terbatas, tak ada salahnya merencanakan liburan sederhana di kota Medan ini.

Setelah membolak-balik kalender, saya pun menetapkan tanggal yang pas untuk berlibur bersama keluarga. 3 Hari 2 Malam, saya rasa cukup untuk memupuk kehangatan dan mengahabiskan waktu bersama dalam bingkai liburan. Tanpa menyia-nyiakan ksempatan, saya mulai mencari-cari promo hotel. Download aplikasi-aplikasi booking hotel sana-sini, membandingkan harga dan akhirnya nya saya terpikat oleh BookingLokal. Hari gini, Booking hotel untuk 2 hari, cukup bayar Rp.1000 Satu Malam Pertama plus dapat Cashback. *Huaaaaa ini bukan lagi mimpi kan ya.

Sumber : BookingLokal

Tanpa pikir panjang, saya langsung booking. Jarang-jarang dapat Penginapan/Hotel murah *Karena biasanya selalu dibayarin perusahaan hihihi. Tapi yang perlu kamu ingat untuk mendapatkan promo Rp.1000 Satu Malam Pertama, kamu harus terdaftar sebagai pengguna (user) di BookingLokal.com

Sumber : BookingLokal


Untuk mendaftar, caranya mudah banget. cukup masukan nomor handphone, lalu masukan kode verifikasi, isi data email dan password. selesai

Setelah saya melakukan pemesanan, saya akan dikirimkan email oleh aplikasi BookingLokal untuk segera melakukan pembayaran. sebagai informasi, proses pembayaran hany 1 jam untuk itu lakukanlah sesegera mungkin jika memang serius ingin memesan penginapan/hotel. Pembayaran di BookingLokal cukup fleksibel, mengingat banyaknya pilihan metode pembayaran yang bisa saya lakukan. 
Sumber : BookingLokal


Untuk mendapatkan Cashback, saya melakukan pembayaran via GoPay *lumayan dapat Rp. 50.000
Sumber : Dokumen Pribadi


Kemudian, setelah saya melakukan pembayaran. Pihak BookingLokal akan mengirimkan email dan notifikasi SMS status konfirmasi pembayaran. Tentu, untuk melihat pembayaran saya terkonfirmasi, saya harus meng-klik link yang dikirimkan via email/SMS. Link tersebut akan secara otomatis ngedirect saya ke akun saya untuk melihat detail konfirmasi pembayaran yang telah saya lakukan.

Sumber : BookingLokal

Konfirmasi Pembayaran via SMS dari BookingLokal, menambah keyakinan saya bahwa BookingLokal merupakan salah satu penyedia layanan booking hotel/penginapan yang kredibel. karena tidak hanya melakukan konfirmasi via email, tetapi juga via SMS.

Sumber : Dokumen Pribadi

Pastikan mencatat nomor reservsi atau menyimpan baik-baik konfirmasi yang diterima via SMS/Email konfirmasi

Beruntung sekali rasanya, bisa dapat promo Penginapan/Hotel murah, karena memang saya yakin jika terarah, liburan bareng keluarga gak bakal pakek mahal. #GampangKan *kelihatan banget yak saya suka yang murah-murah hihihihi

Menentukan tanggal sudah, berapa lama berlibur sudah ditetapkan, penginapan juga sudah dibooking. Selanjutnya menyusun Itinerary. Nah, dalam menyusun itinerary ini, saya cukup banyak menghabiskan waktu, sebab saya harus mencari semua informasi tentang tujuan wisata yang akan dikunjungi, biaya yang akan dikeluarkan untuk setiap tujuan dan transportasi yang membawa saya dan keluarga sampai ke tujuan. 


Itinerary Liburanku Bersama Keluarga


And finally, Itinerary Liburanku bersama keluarga selesai. Mari, Intip Itinerary yang telah saya buat untuk liburan 3 Hari 2 Malam di Medan.

Day 1 


Sumber : Dokumen Pribadi


Check-in di Penginapan/Hotel

Pada hari pertama, saya merencanakan untuk check-in di hotel pada pukul 14.30. dikarenakan kebetulan pada hari tersebut, saya harus solat jum’at terlebih dahulu di sekitaran dekat hotel. Sementara keluarga saya, makan siang terlebih dahulu sambil menunggu saya selesai sholat. Setelah check-in dan diantarkan ke kamar, saya dan keluarga beristirahat agar sore nya lebih fresh dan siap tempur.

Menara Air PDAM Tirtanadi
Sore harinya pada pukul 17.00, saya merencanakan untuk jalan-jalan sore mengelilingi kota medan. Mulai dari mengunjungi Menara Air PDAM Tirtanadi, selain sebagai pemasok air bersih bagi warga sekitar, menara ini juga dikenal sebagai landmark kota medan pada masa nya dulu. Menara air ini juga memiliki sejarah pada jaman belanda, di mana menara ini dulunya dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda, NV. Water Leiding Maatschappij Ajer Beresih, yang mana dulunya hanya orang-orang kalangan tertentu yang bisa mendapatkan sumber air dari menara ini. sebagai monumen bersejarah peninggalan belanda, menara ini cukup banyak dijadikan tempat bagus untuk spot foto anak-anak muda.

Gedung London Sumatera (Lonsum)
Lonsum dimulai pada tahun 1906 dengan sebuah perkebunan kecil untuk tembakau dan kopi di medan. Dari sini lah perkebunan kecil itu berkembang menjadi salah satu perusahaan agribisnis terkenal(sumber : Goliath). Gedung Lonsum ini tentu ramai dijadikan spot foto oleh kalangan milenial. Arsitektur gedung yang memiliki sentuhan bangunan khas peninggalan belanda, Tidak heran jika gedung ini jadi salah satu gedung ikonik di tengah kota medan.

Gedung Kantor Pos Medan
Gedung ini juga merupakan salah satu gedung peninggalan sejarah kolonial belanda, jaraknya tidak jauh dari gedung Lonsum (hanya sekitar ratusan meter). Pemerintah kota medan masih terus melakukan renovasi sebagai upaya pemeliharaan gedung kantor pos tersebut tanpa merubah bentuk aslinya, hal ini dilakukan guna menjaga pelestarian warisan sejarah. Gedung kantor pos juga menjadi ikonik bersejarah di tengah kota medan, terbukti banyak wisatawan yang datang hanya untuk sekedar memotret dan nongkrong di seputaran gedung kantor pos ini.

Merdeka Walk
Merdeka walk ini merupakan foodcourt yang mengeliling pinggiran Lapangan Merdeka. Merdeka walk menjadi tempat tongkrongan favorit warga kota medan, baik selepas berolah-raga maupun pada malam hari. Tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dan masyarakat kota medan. Dalam itinerary, saya berencana untuk makan malam dan sholat magrib di merdeka walk ini. Sebelum saya dan keluarga melanjutkan wisata sejarah di kota medan.

Mesjid Raya Al- Mahsun
Selepas makan malam dan sholat magrib, tidak ada salahnya saya dan keluarga melanjutkan perjalan wisata menuju masjid raya medan (Al-Mahsun). Kebetulan jarak antara sholat magrib dengan sholat isya juga tidak lama, setidaknya kami bisa merasakan sholat di masjid raya tersebut. Sedikit sejarah tentang masjid raya medan, pada tahun 1906 mesjid ini mulai dibangun dan selesai pada tahun 1909. Nuansa corak masjid ini bergaya khas timur tengah, india dan spanyol. Awalnya pendiriannya, masjid ini menyatu dengan komplek istana, yang juga menjadi peninggalan kerajaan sultan deli yang saat itu dipimpin oleh sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam. (sumber : Wikipedia.org)

Istana Maimun
Setelah selesai melaksanakan sholat isya, saya dan keluarga berencana melanjutkan wisata ke Istana Maimun. Menikmati indahnya istana maimun pada malam hari, sepertinya jauh lebih menyenangkan dibandingkan pada siang atau sore hari. Melihat istana diterangi oleh lampu-lampu, wah semakin menabjubkan saja rasanya. Oya, Istana Maimun ini merupakan istana peninggalan kesultanan deli, yang juga menjadi ikon kota medan. Di desain oleh arsitek italia dengan gaya interior yang unik, memadukan unsur warisan kebudayaan melayu, spanyol, india dan italia. Awal dibangun pada tahun 1888 dan selesai pada tahun 1891.

Pada pukul 21.00, saya estimasikan sebagai alarm untuk kembali ke hotel. Kunjungan ke istana maimun menjadi kunjungan terakhir di itineray hari pertama liburan saya dan keluarga. Adapun estimasi budget untuk hari pertama adalah sebagai berikut.
Sumber : Dokumen Pribadi

Terbantu sekali dalam sisi budgeting untuk keperluan transportasi di hari pertama, sebab transportasi online mudah sekali didapatkan di kota medan. selain itu, tarif yang relatif murah dan nyaman jika harus dibandingkan dengan transportasi offline.

Day 2


Sumber : Dokumen Pribadi


Hotel/Penginapan

Sebelum melanjutkan perjalan hari kedua, saya dan keluarga sarapan terlebih dahulu di hotel pada pukul 07.00. mumpung disediakan, sembari menghemat budget juga.

Kebun Teh Sidamanik
Tujuan wisata hari kedua ini adalah Danau Toba, perjalan dari medan ke danau toba diprediksi bisa sampai 5 jam. Namun saya berencana, untuk singgah dahulu ke kebun teh sidamanik. Lokasi kebun teh tersebut sejalan dengan danau toba, sehingga saya dan keluarga bisa singgah sebentar untuk mengabadikan moment serta memperkenalkan anak saya dengan perkebunan teh. Jarak perjalan yang ditempuh dari medan ke kebun teh sidamanik sekitar 146 Km atau sekitar 3 jam perjalanan darat. Saya perkirakan pukul 10.30 pagi saya dan keluarga sudah tiba di kebun teh tersebut.

Danau Toba
Pukul 11.00, saya kembali lanjutkan perjalanan menuju Danau toba. Jarak dari kebun teh sidamanik ke danau toba diperkirakan sejauh 42 Km atau sekitar 75 menit. sembari menunggu adzan dzuhur dan makan siang, tidak ada salahnya bermain-main dengan air dipinggiran danau toba.

Pesanggrahan Bung Karno
Pukul 12.20 saya dan keluarga kemungkinan akan tiba di danau toba, namun sebelum melanjutkan perjalanan untuk menyeberang danau toba menuju pulau samosir. Saya dan keluarga direncanakan untuk makan siang terlebih dahulu, kemudian sholat dzuhur dan singgah sebentar di pesanggrahan bung karno, yang menurut sejarah rumah pesanggrahan tersebut menjadi tempat dimana presiden soekarno diasingkan.

Wisata Budaya Sigale-Gale
Tepat pukul 13.00, kami akan bertolak dari pinggiran danau toba menuju pulau samosir. Mengurus segala keperluan untuk menyeberang hingga menunggu wisatawan lain untuk naik ke kapal laut, setidaknya kami akan tiba ke pulau samosir pukul 14.00. Setibanya di sana, Rencananya saya dan keluarga akan langsung berjalan menuju wisata budaya sigale-gale yang tak jauh dari tempat berlabuh kapal wisatawan tersebut. Menyaksikan boneka sigale-gale menari diiringi dengan musik khas batak, menambah kagumnya saya sebagai warga Indonesia yang hidup di lingkungan multi etnis dan keberagaman yang heterogen.

Pasar Oleh-oleh Tomok
Sesuai itinerary, pukul 15.00 saya merencanakan untuk berbelanja oleh-oleh khas pulau samosir di pasar oleh-oleh tomok, tempat ini menjadi tempat terakhir yang akan saya kunjungi di pulau samosir. Sebenarnya banyak lagi wisata budaya di pulau samosir ini, tidak hanya wisata budaya, spot-spot indah untuk menikmati danau toba dari puncak bukit juga tidak kalah menarik. Tapi perjalanan saya masih jauh untuk sampai lagi ke kota medan. Pasar oleh-oleh tomok ini sebenarnya berada di jalan utama menuju wisata budaya sigale-gale, jadi untuk sampai ke wisata budaya tersebut kita harus melalui pasar oleh-oleh tomok. Itu mengapa, pasar ini saya jadikan tujuan akhir, agar sekalian balik untuk menyeberang kembali.

Warung Burung Goreng Beringin Indah
Kembali ke itinerary, pukul 17.15 saya harus sudah kembali ke medan. Mengingat lamanya perjalanan dari danau toba ke medan. Namun, agar tidak sia-sia dalam perjalanan pulang, saya menyusun itinerary untuk menikmati wisata kuliner di daerah siantar, sejalan dengan perjalanan pulang. Saya juga sudah penasaran dengan rasa Burung Goreng khas warung beringin indah yang ramai dibicarakan di medsos. Dari danau toba menuju warung beringin goring diprediksi sekitar 100 menit atau sejauh 58 Km. setelah makan malam dan sholat magrib, kami langsung melanjutkan perjalanan menuju hotel (medan). Estimasi Budget untuk hari kedua adalah sebagai berikut.


Sumber : Dokumen Pribadi



Biaya transportasi cukup besar dikarenakan jauhnya perjalanan yang ditempuh, tapi alhamdulillah masih dalam batas harga normal.

Day 3


Sumber : Dokumen Pribadi

Hotel/Penginapan
Hari terakhir liburan, saya dan keluarga menyempatkan untuk sarapan terakhir di hotel pada pukul 07.00 karena sudah harus check-out nanti siang. Setelah sarapan, saya agendakan untuk berenang di hotel, anak saya pasti senang sekali kalau sudah bermain air.

Merci Barn
Pukul 09.00, saya berencana mengajak keluarga untuk menikmati wisata kincir angin di Merci Barn, dengan mengusung spot kincir angina yang instagramable. Merci Barn ini sangat diminati oleh warga medan dan wisatawan serta para traveler. In fact, Merci barn ini bukanlah tempat wisata, melainkan kantor marketing perusahaan property perumahan milik Medan Resort City. Di mana perumahan di Medan Resort City atau yang disingkat dengan Merci ini, mengusung tema arsitektur belanda. Sehingga jelas menarik minat warga medan sekitar untuk berkunjung ke lokasi perumahan ini.

Check-out dari Hotel
Sesuai dengan itinerary, saya dan keluarga direncanakan check-out pukul 12.00. selanjutnya, saya beserta keluarga kembali pulang menuju rumah tercinta. Untuk hari terakhir perkiraan budget yang dihabiskan adalah sebagai berikut.


Sumber : Dokumen Pribadi
terbukti dengan menyusun itinerary liburan, saya mampu menekan besarnya budget yang akan dikeluarkan, bukan karena tidak mau menghabiskan banyak uang. Namun, menghemat merupakan perilaku yang baik daripada berpoya-poya untuk hal yang tidak begitu dibutuhkan *sebab liburan gak harus mahal. dari liburan 3 hari 2 malam mengelilingi provinsi sumatera utara (meski tak semuanya dapat dikunjungi). budget yang saya keluarkan hanya sekitar 2 jutaan loh. gak percaya ? nih rekapitulasinya.


Sumber : Dokumen Pribadi

Itinerary yang cukup padat ya, semoga semuanya terealisasi dengan efektif dan efisien. The last but not least, saya ingin memberikan sedikit tips sebelum menyusun itinerary, agar para vacation-hunter tidak kesulitan saat berlibur. Ayo simak apa saja tips nya.



Tips yang perlu dipertimbangkan sebelum menyusun Itinerary

Sumber : Dokumen Pribadi

Keberadaan itinerary dalam rencana liburan tentu sangat penting, jangan sampai liburan yang diimpikan jadi berantakan karena tidak terkonsep dengan baik. Berikut ada sedikit tips sebelum menyusun itineray dari saya.

Calender (When to go)
Hal pertama yang harus kita lakukan sebelum membuat itinerary adalah menentukan kapan dan berapa lama kita akan melakukan liburan. Hal ini menjadi pertimbangan yang penting, mengingat budgeting dan tujuan destinasi liburan bertantung pada step ini. Sehingga memudahkan kita dalam mengatur schedule itinerary.

Budget (How much money to spend)

Hal yang paling Penting lainnya yang mesti diatur dalam menyukseskan terwujudnya liburan yang berkualitas dan menyenangkan adalah budgeting. Berapa banyak uang yang kita budget-in untuk liburan, tentu akan membantu sekali dalam hal mengorganisir kebutuhan-kebutuhan saat berlibur. kebutuhan mana yang harus diprioritaskan dan keinginan mana yang harus diabaikan dahulu.

Destination (where to travel)
Jika sudah menentukan kapan dan berapa lama akan pergi berlibur, tak ada salah nya sebelum memulai membuat itinerary, kita observasi terlebih dahulu, tempat tujuan wisata apa yang akan kita kunjungi. Hal ini tentu menjadi the most important part dalam liburan. So, untuk menambah referensi, tidak ada salahnya mencari tahu dahulu tempat-tempat wisata yang ada di kota tujuan liburan kita. 

Tentu, jika berlibur bersama keluarga, tempat wisata yang children-friendly menjadi prioritas *kecuali kamu single-fighter, kemana aja boleh hihihi.

Accomodatation (Where to stay)
Selanjutnya, agar mudah menyusun itinerary, memilih tempat untuk menginap adalah bagian yang tidak kalah penting. Pemilihan penginapan haruslah didasari oleh beberapa pertimbangan yang bijak agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Pertimbangan apa saja itu, mari kita bahas.

Pertama, Lihat berapa budget yang telah kita alokasikan untuk penginapan.

Kedua, Berapa lama rencana menginap yang telah kita tentukan.

Ketiga, jarak penginapan yang mudah diakses oleh sarana transportasi serta tidak begitu jauh dari lokasi tempat tujuan wisata yang telah kita tentukan sebelumnya.

Transportation (How to go by )
Hal terakhir yang perlu kita pastikan sebelum membuat itinerary adalah mencari tahu transportasi lokal apa yang bisa kita gunakan untuk menuju lokasi wisata saat berlibur. Ini penting mengingat, kita tak mungkin berjalan kaki terus menerus untuk mengunjungi satu per satu tujuan wisata, ditambah lagi kita tidak sendiri, ada keluarga yang juga kita bawa. Pun jadi masalah jika harus menggendong anak saat anak kelelahan berjalan.

Medicine
Sebenarnya ini tips tambahan, karena saya rasa perlu juga memikirkan hal yang satu ini sebelum menyusun itinerary, mengingat kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di tengah liburan yang kita telah persiapkan sebelumnya. membawa obat-obatan sebagai pertolongan pertama tentu adalah tindakan yang bijak.

Nah, kira-kira begitulah tips agar mudah menyusun itinerary versi saya. Semoga bermanfaat ya. dan jangan lupa doakan liburan saya bersama keluarga menyenangkan ya.


Tuesday, November 12, 2019

Mewujudkan Harapan Baru bagi Kemajuan Daerah Terpencil Melalui Konektivitas untuk Pemerataan Pembangunan


“ Happiness lies in the joy of Achievement and the thrill of creative effort” –Franklin D. Roosevelt

Bicara tentang Negara Indonesia, tentu kita akan disuguhi dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah di tengah masyarakatnya yang heterogen. Hidup berdampingan, bahu membahu membangun Indonesia agar menjadi lebih baik dan maju.

Sejak tahun 1969, Pemerintah telah meletakan dasar-dasar pembangunan yang terencana dan komprehensif dengan berbagai upaya pembangunan di segala bidang untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional . Gejolak di berbagai bidang khususnya sosial, politik, dan ekonomi mengiringi perjalanan pembangunan bangsa Indonesia dari waktu ke waktu , Kesemuanya mampu bangsa ini lalui dengan baik. Tetapi, Gelombang yang menimpa Indonesia pada pertengahan tahun 1997 yang dikenal dengan istilah krisis moneter dan disusul dengan krisis ekonomi, krisis politik dan krisis kepercayaan, menjadi awal terpuruknya Indonesia.

Hal tersebut membawa kerusakan di segi kehidupan yang sudah dengan susah payah dibangun selama ini, banyak kemajuan yang telah diraih dengan usaha yang tidak mudah pada saat itu, terancam mengalami kemunduran. Produksi nasional mengalami penurunan yang sangat signifikan serta pengangguran meningkat sangat tajam, Jumlah masyarakat miskin yang semula menurun namun menunjukan gejala naik kembali, Angka partisipasi pendidikan yang semula menunjukan peningkatan tapi sayangnya terancam turun, status gizi dan kesehatan Masyarakat terutama Bayi dan Ibu hamil juga terkena imbasnya, tindak kriminalitas semakin menjadi-jadi, Indonesia pun beresiko sekali kehilangan satu generasi pada saat itu. 

Atas dasar keadaan ini, Pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk mengembalikan keharmonisan bangsa di segala bidang hingga lahirlah Reformasi Pembangunan sebagai solusi untuk menjaga stabilitas Indonesia. Pasca lahirnya reformasi pembangunan, Indonesia berfokus pada pembangunan yang berkelanjutan, di mana ini yang menjadikan Indonesia mulai mengepakan sayapnya sebagai negara berkembang. 

Hal ini terlihat dari masifnya pembangunan sarana dan prasarana yang terus dilakukan oleh Pemerintah, terutama untuk daerah perkotaan yang relatif lebih cepat proses pembangunannya, menimbang banyaknya aktivitas serta jumlah penduduk di daerah tersebut.

Namun, Dibalik pencapaian itu, saya melihat ada ketimpangan yang terjadi. ketidakmerataan pembangunan terutama di daerah terpencil menjadi masalah yang cukup memprihatinkan, Angkutan Umum yang terbatas, Penyeberangan yang terbatas dan Jalur transportasi yang tidak layak untuk dilalui semakin membuat masyarakat dearah terpincil menjadi masyarakat yang tertinggal. 

Sebagai kepala keluarga yang seharian beraktivitas di luar rumah, ditambah lagi tempat tinggal saya yang cukup jauh dari perkotaan, merasakan sekali dampak dari ketidakmerataan pembangunan yang berfokus hanya pada pembangun daerah perkotaan. Jalan berlubang yang dipenuhi dengan air kubangan banjir , kadang membuat sepeda motor saya secara tidak sengaja terperosok ke dalamnya. alhasil, saya harus ikhlas pulang ke rumah mengganti baju dan bergegas kembali untuk pergi bekerja . 


Sumber : Dokumen Pribadi

Hal serupa juga dialami oleh rekan kerja saya, yang merupakan masyarakat di desa Hamparan Perak (Sumatera Utara). Untuk sampai di tempat bekerja, beliau harus memberanikan diri menyeberangi sungai dengan bantuan rakit, di mana tidak hanya masyarakat setempat saja yang naik ke atas rakit tersebut tetapi juga sepeda motor. Lalu siapa yang akan menjamin keselamatan mereka ? karena pihak penyedia rakit tidak menyediakan sama sekali lifeguard untuk para penumpang. 


Namun begitu, masyarakat tetap saja menggunakan jasa penyeberangan tersebut, Mengingat jauhnya perjalanan yang mereka akan tempuh jika harus mengambil jalan lain sebagai alternatif. 

Sumber : Dokumen Pribadi

Ketimpangan dalam pembangunan, tidak hanya menyebabkan terhambatnya aktivitas penduduk daerah terpencil, namun juga berdampak pada sektor lain, seperti :

Menurunnya Pertumbuhan Ekonomi

Masalah pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah terpencil menjadi momok yang memprihatinkan. Konektivitas pembangunan yang tidak merata mengakibatkan banyaknya penduduk yang tinggal di daerah pedesaan,terpencil dan terpelosok enggan bersemangat dalam meningkatkan produktivitas. 


Masyarakat daerah terpencil yang notabane nya adalah para petani, susah mendapatkan pupuk dikarenakan harga yang mahal. Harga pupuk yang mahal menjadi logis dikarenakan proses distribusi ke daerah-daerah terpencil cukup memakan waktu dan beresiko. Belum lagi penjualan hasil pertanian yang murah disebabkan hasil pertanian yang tidak maksimal. 

Fakta tentang menurunnya pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil (tertinggal) berhasil saya himpun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia. Menjelaskan bahwa dari tahun ke tahun, terjadi penurunan angka persentase rata-rata pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.



Pembangunan transportasi penting sekali dalam menyokong keberlangsungan pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil. Penyediaan jalur transportasi yang layak, Angkutan umum yang mudah diakses hingga jembatan penyeberangan yang menghubungkan antar desa yang terjamin keamanan-nya.

Rendahnya Tingkat Kepedulian akan Kesehatan

Saya paham sekali jika pembangunan di kota-kota besar lebih diprioritaskan dibandingkan dengan daerah terpencil. Menimbang, daerah perkotaan sebagai pusat berbagai aktivitas masyarakat. Selain itu, pertumbuhan penduduk juga melonjak dari tahun ke tahun di daerah perkotaan, tentu pemerintah harus concern dalam memenuhi sarana dan prasarana yang dianggap vital untuk daerah tersebut. 


Di samping pembangunan yang cepat untuk daerah-daerah perkotaan, ternyata masih banyak ditemukan daerah-daerah lain seperti daerah pedesaan, terpencil dan terpelosok yang sama sekali tidak mengalami pembangunan dan bahkan sarana dan prasarana yang vital sifatnya, sangat sulit untuk ditemui. Seperti fasilitas kesehatan pemerintah, sebut saja Puskesmas dan Rumah Sakit. Sarana dan prasarana medis tersebut sangat sulit untuk ditemukan dan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menjangkaunya. Belum lagi, penyaluran obat-obatan dari pusat ke daerah tersebut masih lambat dikarenakan aksesibilitas yang cukup sulit dan lagi-lagi memakan waktu serta tenaga medis yang terbatas. 

Hal demikian yang akhirnya menjadi pertimbangan penduduk daerah terpencil untuk melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan pemerintah. Hal ini juga senada dengan data statistik dari Badan Pusat Statistik Indonesia yang telah merangkum data persentase penduduk/masyarakat yang lebih memilih untuk mengobati sendiri keluhan-keluhan seputar kesehatan mereka dibandingkan untuk datang langsung berkonsultasi di Fasilitas Kesehatan.



Dari infografis di atas, bisa dilihat meskipun terjadi penurunan angka persentase yang masih fluktuatif, namun bisa disimpulkan bahwa tingkat keengganan masyarakat dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan tergolong cukup tinggi karena masih di atas 61%.

Merosotnya Partisipasi Pendidikan

Banyak sekali dampak dari ketidakmerataan pembangunan khususnya untuk daerah terpencil. Mulai dari akses jalan menuju ke sekolah yang cukup jauh untuk dijangkau. Seperti yang kita bisa lihat di televisi bahkan di media sosial sekalipun, bagaimana usaha anak-anak daerah terpencil untuk bersekolah. 


Mereka menyeberangi sungai dengan berenang di tengah derasnya arus sungai, ada yang terpaksa menggunakan jembatan penyeberangan yang sudah rusak dengan berjalan dari sisi-sisi tali jembatan penyeberangan yang sudah putus, menjelajahi hutan rimba tanpa alas kaki, berjalan menelusuri jalan setapak yang bisa mencapai berkilo-kilometer jauhnya. Pun sarana dan prasarana pendidikan juga tidak memadai hingga kesenjangan ekonomi yang memaksa anak-anak usia sekolah harus memilih berhenti mengenyam pendidikan.




Dari beberapa permasalahan yang menurut saya timbul akibat ketidakmerataan pembangunan tersebut, sejenak membuat saya terdiam dan berpikir bahwa cita-cita bangsa indonesia untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonseia, memajukan kesejahteraan umum,serta mencerdaskan kehidupan bangsa yang tertuang rapi dalam pembukaan undang-undang dasar negara indonesia belumlah terpenuhi.

Lantas saya bertanya dalam hati, apakah pemerintah diam dan berlepas tangan untuk hal ini ? Saya pun mulai mencari tahu dan menemukan upaya nyata pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan yang 5 tahun belakangan ini dipimpin oleh Bapak Budi Karya Sumadi . Mari saya ajak kita semua untuk menyimak sepak terjang pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan dalam 5 tahun terakhir dalam menjamin Konektivitas untuk pemerataan pembangunan.

Visi, Misi dan Sasaran Kementerian Perhubungan 



Sebelum saya memaparkan lebih jauh tentang upaya Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan Konektivitas Pemerataan Pembangunan, ada baiknya kita tahu terlebih dahalu apa Visi, Misi dan Sasaran Strategis dari Kementerian Perhubungan yang telah saya sajikan dalam bentuk Infografis berikut ini.


Ternyata, Kementerian Perhubungan periode 2015-2019 telah menangkap sinyal tentang ketimpangan pembangunan di Indonesia. Karenanya, Penting sekali meningkatkan aksesbilitas masyarakat terhadap jasa transportasi guna mendukung pengembang konektivitas antar wilayah. Syukurnya lagi, Kementerian Perhubungan memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan aksesibilitas masyarakat akan pelayanan jasa transportasi di daerah terpencil sebagaimana tertuang dalam salah satu misi Kementerian Perhubungan yaitu mewujudkan suksesnya Pembangunan Nasional.



Melihat sasaran strategis dari Kementerian Perhubungan, membuat saya yakin bahwa semua sektor akan terpenuhi dengan baik jika sasaran demi sasaran mampu terwujud. Untuk membuktikan pencapaian yang telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, saya telah merangkum beberapa prestasi yang harus kita berikan apresiasi atas kerja nyata dari Kementerian tersebut. 



Realisasi Kinerja Kementerian Perhubungan dalam hal Pemenuhan Konektivitas Nasional

Kementerian Perhubungan berkonsentrasi penuh demi terwujudnya pelayanan transportasi yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah yang terangkum dalam konektivitas nasional. di mana yang menjadi indikator capaian adalah terealisasinya Konektivitas antar Wilayah  yang meliputi transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian. Faktanya, Usaha Kementerian Perhubungan priode 2015 hingga 2019 dalam mewujudkan hal di atas pun membuahkan hasil.


Konektivitas antar Wilayah transportasi Darat, Kementerian Perhubungan menargetkan terbukanya sebanyak 237 Lintas Penyeberangan untuk Angkutan Sungai,Danau dan Penyeberangan Perintis dan 55 Lintas Penyeberangan Komersil. Sementara itu, yang terealisasikan hingga akhir 2018 adalah sebanyak 222 Lintas penyebrangan Angkutan Sungai,Danau dan Penyeberangan Perintis dan 61 Lintas Penyeberangan Angkutan Sungai,Danau dan Penyeberangan Komersil (Penambahan 6 Lintas Penyeberangan). Dengan demikian persentase ketercapaian kinerja untuk Konektivitas antar Wilayah Transportasi Darat mencapai 97,63%

Konektivitas antar Wilayah transportasi Laut, indikator ketercapaian untuk konektivitas antar wilayah transportasi laut diukur berdasarkan jumlah pelabuhan laut yang disinggahi oleh trayek liner untuk memastikan adanya layanan transportasi ke wilayah aktivitas komoditi eksport/import. Adapun target dari Kementerian Perhubungan adalah terbentuknya 636 lokasi pelabuhan yang digunakan untuk melayani angkutan laut. Alhamdulillah, realisasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan sesuai dengan target yang dijanjikan yaitu terbukanya 636 lokasi pelabuhan 
yang digunakan untuk melayani angkutan laut. Sehingga persentase capaiaannya adalah 100%.

Konektivitas antar Wilayah transportasi Udara, persentase ketercapaiaan untuk Konektivitas antar wilayah transportasi udara, sesuai dengan rasio ketercapaian tercatat bahwa Kementerian Perhubungan berhasil memperoleh 86,111%. Meski tidak mampu melampaui target 100%, persentase tersebut sudah mengcover seluruh wilayah kesatuan indonesia. Sebagai tambahan, Kementerian Perhubungan telah berhasil membangun beberapa bandara udara baru yang juga telah beroperasi. (Sumber : Ditjen Perhubungan Udara,2018)



Ini merupakan prestasi yang membanggakan dari Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan Konektivitas Nasional. 


Konektivitas antar Wilayah Transportasi Perkeretaapian, pada transportasi perkeretaapian target rasio konektivitas antar wilayah sampai dengan tahun 2018 sebanyak 35 PKN/PKW/Simpul Transportasi/Kawasan Strategis Nasional. Sedangkan realisasinya di tahun 2018 adalah sebanyak 33 PKN/PKW/Simpul Transportasi/Kawasan Strategis Nasional. Sehingga persentase ketercapaian nya adalah sebesar 93,548%. Rincian target realisasi tersebut dapat dilihat dari tabel berikut (Sumber : Ditjen Perkeretaapian, 2018).



Secara umum, data di atas merupakan keberhasilan kinerja pemerintah terutama Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan Konektivitas Nasional. Tentu, sebenarnya yang ingin kita lihat adalah upaya dari Pemerintah untuk Menghapus ketimpangan dalam pemerataan pembangunan khususnya untuk daerah terpencil. Maka, berikut ini saya coba menyajikan data tentang upaya nyata dari Kementerian Perhubungan dalam menyukseskan Konektivitas untuk Pemerataan Pembangunan daerah terpencil.

Meningkatnya Layanan Transportasi di Daerah Terpencil

Demi terwujudnya Konektivitas Nasional, maka salah satu tolak ukur penting adalah sejauh mana kepedulian pemerintah akan nasib pembangunan di daerah terpencil, Jika bicara skala Nasional kita bisa lihat prestasi kerja pemerintah lewat Kementerian Perhubungan dari penjelasan saya sebelumnya, lalu bagaimana dengan percepatan realisasi target capaian Kementerian Perhubungan dalam meningkat layanan transportasi khususnya di daerah terpencil ? untuk menjawab pertanyaan ini, tidak ada salahnya kita melihat infografis berikut ini.



Transportasi Darat

Perkembangan pembangunan sarana dan prasarana transportasi guna mendukung produktifitas daerah terpencil menjadi konsentrasi penting Kementerian Perhubungan priode 2015-2019. 


Sejak dikeluarkannya Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil terluar dan Peraturan Presiden Nomor 131 tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019. Kementerian Perhubungan mengambil gerak cepat guna merealisasikan layanan transportasi darat untuk daerah terpencil. 

Pada tahun 2018, Kementerian Perhubungan menargetkan membuka sebanyak 75 wilayah yang dilayani trayek perintis terutama angkutan darat ( Jalan dan Penyeberangan) yang melewati daerah terpencil dari 154 Wilayah (Kabupaten/Kota). Dan Alhamdulillah, 75 wilayah tersebut berhasil direalisasikan, sehingga Persentase Capaian Indikator Kinerja untuk Layanan Transportasi Darat terpenuhi 100%.


Tidak hanya sampai di situ, untuk meningkatkan rasio pelayanan angkutan darat (Jalan dan Penyeberangan) di daerah terpencil di masa mendatang, Kementerian Perhubungan akan melakukan beberapa hal berikut ini :

  1. Mengakomodir usulan daerah (pembukaan trayek angkutan jalan maupun lintas penyeberangan) untuk pelayanan di daerah rawan bencana, perbatasan, terluar dan terpencil.
  2. Mengalokasikan anggaran subsidi (baik angkutan jalan maupun angkutan penyeberangan perintis) untuk menjamin ketersediaan pelayanan di daerah rawan bencana, perbatasan, terluar dan terpencil.
  3. Melakukan monitoring pelayanan perintis secara berkala


Transportasi Laut

Untuk layanan transportasi laut,Kementerian Perhubungan menargetkan pembukaan 83 wilayah Trayek Kabupaten/Kota dari 122 Kabupaten/Kota sebagaimana Peraturan Presiden No 131 tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019. Target tersebut direalisasi dengan baik oleh Kementerian Perhubungan, dengan presentase capaian sebesar 100%.


Transportasi Udara

Pada layanan Transportasi udara, Kementerian Perhubungan telah berhasil membuka 450 rute perintis dan komersil yang melayani daerah terpencil di 133 bandar udara di Indonesia. Tentu ini menjadi indikator capaian yang sesuai target dengan persentase capaian 100%. 



Pencapaian Kinerja Kementerian Perhubungan tersebut merupakan upaya dalam mewujudkan Nawacita Presiden Ke 3 (tiga) yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. 


Setelah mengetahui upaya nyata dari Kementerian Perhubungan, saya begitu bahagia karena pemerintah tidak berlepas tangan begitu saja dalam memberantas ketidakmerataan pembangunan di pelosok Indonesia. Ini tentu akan menjadi harapan baru bagi masyarakat di daerah terpencil, harapan naiknya pertumbuhan ekonomi, harapan meningkatnya layanan kesehatan yang berkualitas serta harapan tingginya angka partisipasi pendidikan, sehingga sumber daya manusia di Indonesia akan mampu bersaing dengan negara lain dalam membangun negeri ini. 

Siapapun kita baik yang tinggal di perkotaan maupun di daerah terpencil sekalipun, kita adalah bangsa Indonesia, Bangsa yang akan menjadi ujung tombak lahirnya  peradaban gemilang yang mampu berdikari menyongsong masa depan bersinar. Sekali lagi, saya membenarkan isi dari Quote yang menjadi pembuka pada postingan saya ini, bahwa kebahagiaan itu terletak dari bagaimana cara kita menikmati sebuah pencapaiaan. 

Akhir kata, saya sebagai salah satu penduduk Indonesia mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Kementerian Perhubungan atas kerja kerasnya dalam membangun Indonesia.

By the way, agar terus update berita dan informasi tentang Kementerian Perhubungan, tidak ada salahnya kita berkunjung ke media sosial resmi KEMENHUB.

Instagram : https://instagram.com/kemenhub151
Twitter : https://twitter.com/kemenhub151
Facebook: https://facebook.com/kemenhub151
Website : http://dephub.go.id



Friday, November 8, 2019

K Means Clustering : Contoh Sederhana Penerapan Algoritma K-Means Clustering

A small group of determined and like-minded people can change the course of history-Mahatma Gandhi
Tidak segala hal bisa kita lakukan seorang diri, senyaman apapun kita dengan kesendirian, saya yakin ada saat dimana kita berharap tidak ingin sendiri.  Kadang hidup berkelompok membuat kita paham bahwa banyak hal yang bisa dilakukan bersama tanpa harus takut dengan kegagalan. By the way, pada postingan kali ini, saya kembali akan berbagi ilmu yang tidak seberapa ini, dengan harapan dapat meng- enlightening khazanah keilmuan kalian seputar data mining. Mana tau nih ya, adik-adik mahasiswa lagi galau mikirin judul krispi eh skripsi maksud saya. Apa lagi yang fokus pada tema data mining. Kudu pada belajar ya kan *hehehehehe.

Jika postingan sebelumnya saya sudah membahas tentang Algoritma Apriori (baca disini!), maka pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang algoritma K-means Clustering. Here we go !!

Cluster adalah kumpulan record yang mirip satu sama lain dan berbeda dengan record di cluster lain. Clustering itu sendiri mengacu pada proses pengelompokan record, hasil pengamatan atau pun kasus-kasus tertentu ke dalam kelas-kelas yang memiliki kesamaan. Sementara itu, clustering berbeda dengan klasifikasi, karena pada clustering tidak ada variabel target untuk pengelompokan. Sebagai tambahan, tugas dari clustering  itu sendiri bukan untuk mengklasifikasikan, memperkirakan, atau memprediksi nilai variabel target. sebaliknya, Clustering  berusaha untuk mengelompokkan seluruh data yang ditetapkan ke dalam subgruop atau kluster yang relatif homogen,  di mana kesamaan record di dalam kluster dimaksimalkan dan kemiripan dengan catatan di luar kluster ini diperkecil.

K-Means Clustering
K-Means Clustering merupakan algoritma yang efektif untuk menentukan cluster dalam sekumpulan data, di mana pada algortima tersebut dilakukan analisis kelompok yang mengacu pada pemartisian N objek ke dalam K kelompok (Cluster) berdasarkan nilai rata-rata (means) terdekat.

Adapun tahapan algoritma ini adalah sebagai berikut :

Pertama, tentukan berapa banyak jumlah k (cluster)

Kedua,  secara acak tentukan record yang menjadi lokasi pusat cluster.

Ketiga, temukan pusat cluster terdekat untuk setiap record. Adapun persamaan yang sering digunakan dalam pemecahan masalah dalam menentukan jarak terdekat adalah persamaan Euclidean berikut :


Dimana x=x1,x2,x3……xm dan y=y1,y2,y3…ym, sementara m menyatakan banyaknya nilai atribut dari 2 buah record.

Keempat, tentukan cluster terdekat untk setiap data dengan membandingkan nilai jarak terdekat, lalu perbaharui nilai pusat clusternya.

Kelima, ulangi langkah 3 sampai 5 hingga tidak ada record yang berpindah cluster atau convergen.


Pusing ? Calm down guys !!, Untuk memudahkan pemahaman kita tentang tahapan di atas, saya akan berikan contoh. Berikut terdapat 8 record yang akan menjadi dataset kemudian dataset tersebut akan kita gunakan dalam membantu memahami penerapan algoritma k-means clustering.


Langkah Pertama, tentukan jumlah cluster, sebagai contoh jumlah cluster yang akan di bentuk dari dataset di atas adalah  2 Cluster (kelompok).

Langkah Kedua, tetapkan 2 record dari dataset sebagai titik pusat cluster.
M1 : {1,1} -> Titik pusat Cluster pertama (C1)
M2 : {2,1} -> Titik pusat Cluster kedua (C2)
Langkah ketiga, tentukan pusat cluster terdekat untuk setiap record dari dataset
Nah, untuk tahap ini kita akan menggunakan persamaan Euclidean untuk menentukan jarak setiap record dengan pusat cluster.



Dan dihitung seterusnya hingga data paling akhir (data ke 8), sehingga diperoleh rekap hasil perhitungan jarak terdekat ke setiap cluster sebagai berikut :



Langkah Keempat, tentukan cluster(kelompok) setiap record dan perbaharui titik pusat cluster.


Setelah cluster(kelompok) untuk setiap record ditentukan seperti pada tabel di atas, tugas kita sekarang adalah memperbaharui nilai titik pusat cluster, yang mana sebelumnya titik pusat cluster kita adalah M1{1,1} dan M2{2,1}. Untuk meng-update nilai titik pusat cluster, kita dapat menggunakan persamaan cluster center sebagai berikut :

Maka titik pusat cluster terbaru adalah sebagai berikut :



Setelah didapat nilai update titik pusat cluster, selanjutnya kita akan mengulangi langkah ketiga, guna menentukan kembali kelompok tiap data. Untuk menguji apakah terjadi perpindahan kelompok pada data tersebut. So, setelah di hitung kembali didapatlah hasil nilai terdekat tiap kelompok sebagai berikut.


sementara untuk penentuaan kelompok dapat dilihat pada tabel di bawah ini 


Setelah dilakukan penentuan cluster yang baru, sesuai dengan titik pusat cluster yang diupdate sebelumnya, ditemukan adanya 1 data yang berpindah kelompok, yang mengakibatkan pengelompokan pada iterasi pertama ini belum konvergen, sehingga harus dilakukan penentuan kelompok kembali pada iterasi kedua dengan nilai titik pusat cluster yang harus diupdate ulang.


Adapun hasil pengelompokan setelah melakukan ulang langkah 3 dan langkah 4 adalah sebagai berikut :


Pada iterasi 2, tidak terjadi perpindahan kelompok pada setiap data, dengan ini maka pengelompokan sudah dinyatakan konvergen atau sudah dianggap optimal.

sebenarnya, inti dari terjadinya banyak iterasi adalah pada saat pemilihan acak titik pusat cluster di awal, sebaiknya pilihlah titik pusat cluster yang memiliki selesih yang cukup jauh agar tidak banyak iterasi yang terbentuk, selain itu pastikan juga bahwa titik pust cluster benar-benar menggambarkan atau mewakili kelompok data yang ingin dikelompokan.

finally, semoga postingan saya kali ini bermanfaat untuk teman-teman semua, and do not hesitate to ask me about this sharing post !! see ya !!