Monday, December 18, 2017

60 Tahun Astra Bagi Indonesia: Seperti Selayaknya Sahabat, Saling Bersinergi


Tiada sukses diraih tanpa keterlibatan orang lain
-Andrie Wongso-

Berprofesi sebagai tenaga pendidik, khususnya pada level perguruan tinggi, tentunya cukup menguras tenaga dan pikiran.Nasib baik jika perguruan tinggi memberlakukan jam kuliah yang standar dari pagi hingga sore hari, namun bagaimana jadinya jika harus mengajar hingga malam hari ?

Ya, saya sudah mengalami ini sejak awal mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di kota medan pada tahun 2012, hal ini masih tergolong wajar dikarenakan pendidikan merupakan hak segala rakyat indonesia. atas dasar ini pula kampus tempat saya mengajar memberlakukan kelas eksekutif bagi mahasiswa yang bekerja namun ingin tetap mengeyam pendidikan di perguruan tinggi.

Hampir setiap hari, Rutinitas yang saya lakukan adalah bekerja, dari matahari terbit hingga terbenam kembali. profesi ini sungguh saya nikmati, Selain menambah income bagi keluarga, mengajar juga merupakan ladang amal.

Dengan menjadi seorang pendidik, tentunya kita juga berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menjadikan bangsa yang terdidik dan berkualitas merupakan satu langkah penting untuk mewujudkan indonesia yang sejahtera dan bermartabat. Namun, dibalik besarnya impian terhadap generasi muda indonesia, saya terkadang mengalami kendala dalam melaksanakan pekerjaan.
Kadang cuaca yang tak menentu serta udara malam yang begitu menusuk tubuh, menjadi penghambat yang cukup signifikan bagi saya. Menjaga tubuh untuk tetap fit meski bekerja hingga malam, adalah hal penting. Tentu ini tidak serta merta terselesaikan hanya dengan mengkonsumsi multivitamin atau semacamnya. Terlintas di benak saya bahwa sudah saatnya saya memiliki kendaraan yang dapat melindungi saya untuk beraktifitas meski dalam cuaca seperti apapun, bahkan udara malam yang tak baik pun dapat saya hindari. Memiliki kendaraan roda empat atau mobil merupakan solusi yang pas untuk saya. Dengan adanya mobil, bekerja jadi tidak kenal keluhan terhadap cuaca, dan bisa maksimal.
Namun, mempunyai mobil bukanlah hal sederhana dan mudah bagi saya, perlu persiapan dan kematangan rencana. Kendaraan yang mumpuni akan menjadi sahabat yang tepat bagi saya, mengingat padatnya aktifitas di luar rumah. Toh, menemukan sahabat juga perlu perjuangan ya. Ngomong-ngomong soal mobil idaman nan bersahabat, saya sudah lama sekali tertarik dengan salah satu produk ASTRA, yaitu Toyota AGYA.
Toyota AGYA merupakan salah satu dari sekian banyak city car idaman, selain dinilai sebagai mobil ramah lingkungan dengan efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi, Toyota AGYA juga cukup ramah dari segi harga. Belum lagi eksterior toyota AGYA yang hampir sama dengan toyota Avanza ataupun Daihatsu Xenia.  Namun, bagaimana pun juga ini semua tidak terlepas dari perjuangan ASTRA sendiri sebagai salah satu perusahaan otomotif di Indonesia, sedikit sejarah tentang ASTRA.
Pada awalnya, Perusahaan ini didirikan dengan nama PT Astra International Incorporated, pada 20 Februari 1957, di Jakarta oleh William Soerjadjaja dan Tjia Kian Tie, dengan dukungan Lim Peng Hong. Perusahaan ini kemudian berubah nama menjadi PT Astra International Tbk pada tahun 1990. ASTRA merupakan sapaan akrab perusahaan ini, ASTRA sendiri awalnya merupakan perusahaan yang bergerak dalam perdagangan umum dan eksportir hasil bumi atau pertanian yang beralamat di kota Jakarta, hingga kini ASTRA telah mengekspansikan dirinya di berbagai sektor industri termasuk otomotif. Tidak terasa kini ASTRA telah memasuki usia yang ke-60. Sudah selama itu pula ASTRA berkiprah dan berkontribusi untuk Indonesia. Bagaimana tidak,  Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan bisnis Astra berupaya menerapkan perpaduan yang berimbang pada aspek komersial bisnis dan sumbangsih non-bisnis melalui program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan di bidang pendidikan, lingkungan, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) serta kesehatan.
 Atas dasar itu lah, ASTRA membangun 4 pilar dalam pemanfaatan CSR-nya, yakni : 1). ASTRA untuk Indonesia CERDAS, 2). ASTRA untuk Indonesia HIJAU, 3). ASTRA untuk Indonesia KREATIF, dan 4). ASTRA untuk Indonesia SEHAT.
Sebagai pendidik saya tertarik untuk mengulas sedikit tentang sepak terjang ASTRA dalam dunia Pendidikan dimana ini selaras dengan pilar pertama ASTRA ( untuk Indonesia CERDAS). saya mengutip sebuah berita yang dipublikasikan di salah satu situs berita online pada tahun 2013, di mana pada berita tersebut Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wendy Hartanto berkata bahwa  Jumlah penduduk kita saat ini 250 juta, menempati urutan ke-4 dunia. Akan tetapi kualitas penduduk kita berada di urutan 124 dari 187 negara”. Fakta tersebut seperti nya memberikan dorongan kepada ASTRA untuk meningkatkan kualitas penduduk indonesia dari segi pendidikan, hal ini terbukti dengan digagas dan dibangunnya “Rumah Pintar” oleh ASTRA yang bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan ASTRA pada tahun 2013. Sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui pengetahuan dan keterampilan. Dan yang tak kalah menggiurkan adalah ASTRA juga memiliki program Beasiswa, di mana program ini merupakan wujud kepedulian ASTRA bagi siswa sekolah yang kurang mampu, hal ini juga dilakukan sejak tahun 2013, beasiswa tersebut telah diberikan kepada 55 Sekolah dengan jumlah siswa yang mendapat bantuan beasiswa sebanyak 1309 siswa. Tidak hanya untuk siswa saja, ASTRA juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa Strata Satu (S1), di mana beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang berbakat dan berprestasi namun berasal dari keluarga yang berpenghasilan rendah. Banyak lagi kontribusi ASTRA dalam mewujudkan indonesia CERDAS yang penuh inspirasi.



By the way, Keempat Pilar tersebut menambah panjangnya kisah yang menginspirasi dari ASTRA. 60 tahun sudah Astra berkiprah di Indonesia, dengan mengusung slogan “SATU(Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia) Indonesia”.

Terakhir, untuk kenang-kenangan saya. Saya menyempatkan diri untuk berpoto dengan salah satu produk dari ASTRA. *heheheehhe.

Sumber :
http://www.topgir.com/2016/03/review-spesifikasi-harga-toyota-agya.html
https://bukuchalisa.wordpress.com/tag/perjalanan-penuh-inspirasi/
https://www.astra.co.id/About-Astra
https://www.merdeka.com/peristiwa/rata-rata-pendidikan-orang-indonesia-58-tahun-atau-tak-lulus-sd.html
https://satu-indonesia.com/auic/program-rumah-pintar
https://satu-indonesia.com/auic/beasiswa-lestari-astra



Monday, November 27, 2017

Saat Cinta Tak Harus Memiliki, Ingat 4 Hal Ini

"Real Love is not just a Euphoric, spontaneous feeling.... it's a deliberate choice..... a plan to love other for better and worse, for richer and poorer, in sickness and in health."
-Seth Adam Smith

Welcome back !! buat pembaca setia blog saya *walaupun kadang kepedean ngerasa banyak yang baca. Tapi saya tetap yakin, meskipun raga tak pernah bersua, kalian tetap selalu di hati *plaaakkk. Pada kesempatan kali ini, saya akan mengajak kalian untuk berbaper-baper ria, meskipun ada jg yang gak bakal baper krn udah selesai "operasi" baper akut *hahahha.
Tema yang saya angkat pada postingan ini adalah tentang hakikat cinta, meskipun saya yakin begitu banyak definisi tentang cinta, pun kadang kita artikan berbeda berdasarkan pengalaman yang kita alami.

Cinta, kata ini ajaib, seajaib kantung doraemon yang mampu mengeluarkan segala benda-benda yang membantu nobita ketika sedang dalam masalah, begitu pun cinta, cinta mampu mengeluarkan segala emosi-emosi yang ada di dalam dada (red,hati). Jika membahas cinta, saya jadi teringat dengan ust Salim A Fillah, beliau berkata bahwa cinta adalah kata kerja, maka ia perlu diupayakan. cinta yg membuat jiwa-jiwa ini bergerak untuk berbuat kebaikan.

Cintalah yg membuat seorang ibu rela bersusah payah menahan sakit demi mengandung dan melahirkan anaknya,
cintalah yg membuat abu bakar as-shidiq rela dipatuk ular agar sahabatnya, rasulullah tetap tidur dipangkuannya saat bersembunyi di gua tsur,
cintalah yg membuat pemulung tidak jijik memungut sampah kotor di pinggiran kota demi keluarganya,
cintalah yang membuat seorang guru tak pernah lelah dan terus bersabar memberikan ilmu yg bermanfaat kpd murid-muridnya.

Begitu lah cinta, makna nya luas namun kadang dipersempit oleh sudut pandang yang tak bijak memaknai cinta.

bersebab penyempitan makna ini lah, postingan ini saya hadirkan untuk kalian konsumsi, Cinta merupakan fitrah bagi manusia, tidak mengenal tua-muda, miskin-kaya, pria-wanita dan apapun itu *bahkan alien jg jatuh cinta hihihihi (drakor mode on). Tapi bagaimana pun juga, cinta selalu dikaitkan dengan perasaan suka terhadap lawan jenis dan lagi-lagi itu fitrah, namun tentu tidak tepat jika cinta ada tanpa ikatan yang sah, meskipun (dalam islam) itu dilarang, tetap saja budaya ini makin menjalar di kehidupan kita.

Well, saya gak akan bahas tentang bagaimana tulisan saya ini merusak cinta kalian, fokus saya kali ini adalah memberi semangat kepada kalian yang pada akhirnya sadar bahwa cinta yang hadir pada waktu yang tak tepat, itu tak baik. kepada kalian yang memilih untuk mengakhiri hubungan yang tak kunjung ada niat baik untuk dihalalkan.  jangan patah semangat, jangan berputus asa. coba pahami ini yak.
1. Cinta itu melepas, bukan menggenggam.

"It's hard when you know you shouldn't hold on and yet you're too in love to let go" -Anonymous

saya coba kaitkan hakikat "melepas bukan menggenggam" ini dalam kisah teladan tentang cinta seorang ayah dan anaknya yang tergambar jelas dalam kisah nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As. entah sudah berapa puluh tahun Nabi Ibrahim menunggu kehadiran sang buah hati, hingga penantian panjang itu berbuah kebahagiaan, Allah berikan kepada nabi Ibrahim seorang putera yang diberi nama Ismail, kehadiran Nabi Ismail menjadi kebahagiaan yang tidak ternilai untuk Nabi Ibrahim, betapa sayang dan cinta nya Nabi Ibrahim terhadap Nabi Ismail yang pada Akhirnya diuji oleh Allah SWT sang pemilik cinta sejati, Allah memerintahkan Ibrahim untuk menyembelih Ismail, anak yang selama ini dia nantikan kehadirannya, betapa meragu nya Ibrahim saat perintah itu hadir dalam mimpinya, Ibrahim menghibur diri dengan menganggap bahwa itu hanya bisikan setan yang menggoda, hingga akhirnya Allah perintahkan untuk ketiga kali nya kepada Ibrahim agar menyembelih Ismail, kali ini Ibrahim yakin bahwa perintah Allah itu benar, kegalauaan ini akhirnya tak dapat ia sembunyikan dari Ismail, dengan berat hati pun Ibrahim meyampaikan maksud terkait perintah Allah, sungguh terbayang bagaimana perasaan seorang ayah yang mendambakan putera nya kelak menjadi penerus risalah dakwah harus ia sembelih dengan pedang nya sendiri, dan bagaimana pula rasa cinta sang anak pada Ayah ketika tahu bahwa Sang Khalik yang mereka cintai menguji cinta mereka pada Nya. Ibrahim pun akhirnya dikuatkan oleh Ismail sebagaiman hal tersebut tersurat dalam Al-Qur'an yang berbunyi “Wahai ayahku, insya Allah engkau akan mendaptiku termasuk orang-orang yang sabar” (QS. As Shaaffat, Ayat 102). keikhlasan Ismail dan ketegaran Ibrahim yang akhirnya membuat kisah mereka menjadi suri teladan bahkan untuk Rasulullah. Hingga terbuktilah kecintaan dan kepatuhan Nabi Ibrahim a.s kepada Allah dan Allah menganti Nabi Ismail dengan seekor domba yang akhirnya domba itulah yang disembelih. 

namun tentu saja berbeda jika "cinta" yang saya kaji disini adalah tentang cinta pada kekasih (lawan jenis), apa lagi dijaman yang penuh fitnah seperti ini. sahabat ku, Ada rasa yang mungkin saja terkadang tak tepat untuk kita letak kan namun tetap saja kita paksakan. Sakit memang, saat harus melepaskan seseorang yang kita cintai, bkn karena dia tak mencintai kita, namun karena kita sadar bahwa dia lebih bahagia ketika kita melepasnya. Ambil hikmah dari "rela melepas" ini, sesuatu yang kita paksakan tidak akan menghasilkan hal yg baik, yakinlah ketika engkau melepasnya, Allah tengah mempersiapkan yang lebih baik untuk mu.

sejatinya cinta kadang memang harus direlakan, apa lagi ketika cinta tidak mendekatkan diri pada keimanan.

2. Cinta itu Bahagia, bukan Duka.


"Love is the master key that opens the gates of happiness"
-Oliver Wendell Holmes

Cinta itu seharusnya membuat kita bahagia bukan malah terluka. Ketika kita terluka karena mencintai, mungkin kita perlu mengevaluasi diri. ingatlah jika niat hati ini baik, maka Allah akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang baik, hal-hal yang baik, dan kesempatan yg baik utk melakukan kebaikan. 

3. Cinta itu Menguatkan, bukan melemahkan
 
"Cinta merupakan semangat yang membawa kekuatan meski sedalam apapun luka"-Alfa Saleh

Saya yakin, karena cintalah engkau ikhlas melihatnya hidup bahagia meski bukan dengan mu. Melihatnya tersenyum meskipun bkn krn mu. Pada tahapan ini engkau mulai paham bahwa rasa sakit di hati mu bukan serta-merta adalah hal yang selalu menyakitkan. Rasa sakit itu yang membuat mu bangkit utk memperbaiki diri meski tak ada jaminan kau tak akan jatuh lagi, rasa sakit itu yg membuat mu berani melangkah meski didpn sana kau mgkn akan menghadapi terjalnya medan.


4. Cinta itu Memaafkan, bukan menyalahkan

"To forgive is the highest, most beautiful form of love. in return, you will receive untold peace and happiness" -Robert Muller

Memaafkan adalah cara yang tepat untuk berdamai dgn hati, tentu saja tak semudah itu, karena saya juga sulit untuk melakukannya. Tapi bukan berarti tak bisa, penolakan yang hadir dihati mungkin akan menjadi sembilu yang menyakitkan, tak mampu menikmati ketika memiliki kian menjadi alasan kuat untuk hati yg teguh dalam perihnya penolakan akan kehilangan, cobalah untuk memaafkan. percayalah, Allah akan mempertemukan mu dengan sesorang yang jauh lebih pantas untuk kau kasihi. biarkan Allah yang mempertemukan mu, biarkan Allah yang menyatukan mu.
terakhir, bagi kalian para pejuang cinta sejati, saya punya satu Quote yang sederhana namun begitu penuh makna.

"Jangan simpan seseorang di dalam hati, hati itu berbolak balik sifatnya, simpanlah dalam doa, karena doa tercatat di langit selamanya" -Anonim
hati layaknya ilalang, yang bergoyang kesana kemari dihembus angin. maka dari itu, kuatkan akar mu, agar ketika angin menghempas kau akan tetap berdiri.

Monday, October 30, 2017

11 Destinasi Seru Kota Yogyakarta (Part 3) : Mengakhiri Kisah Yang Tak Usai

“Goodbyes are not forever, goodbyes are not the end. They simply mean i’ll miss you till we meet again” (Anonymous)

Tak ada maksud apa-apa dari caption judul artikel saya ini dengan problematika asmara remaja jaman now, yang hobi putus-nyambung, putus lagi, nyambung lagi. Apa lagi saya termasuk salah satu Aktivis garis keras yang menolak radikalisasi asmara akibat konspirasi hati yang fana *buseett, ngomong apaan loe?. Well, actually tulisan ini masih memiliki korelasi dengan tulisan saya tentang jogja pada postingan sebelumnya (11 Destinasi Seru Kota Yogyakarta (Part 2): Berwisata di Tengah Padatnya Agenda Seminar || 11 Destinasi Seru Kota Yogyakarta (Part 1) : Cita Rasa Kuliner dan Mistis-nya Kota Jogja ). dengan niat pada tulisan kali ini saya ingin mengakhiri kisah perjalanan panjang saya selama di jogja dan dengan sedikit tambahan cerita tentang kunjungan saya ke jogja beberapa bulan lalu *boleh lah ya. 


8. Goa Sriti

Hari terakhir di Jogja pada kunjungan dua tahun lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk menikmati liburan bersama rekan-rekan kerja yang kebetulan sedang studi lanjut pasca sarjana di salah satu perguruan tinggi di jogja. singkat cerita, untuk mengisi waktu luang hari terakhir di jogja, kami memutuskan untuk mencoba wisata air gunung kidul, yaitu Wisata Goa Pindul. yang beralamat di Dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. bersebab tingginya antusias para wisatawan lokal, domestik dan mancanegara pada Wisata Goa Pindul ini, pihak pengelola wisata goa pindul meminta kami untuk merubah destinasi. mujur tak dapat diraih dan malang pun tak dapat kami tolak, walaupun begitu tak ada rotan, akar pun jadi. kami terpaksa harus merubah haluan, dan harus rela berpindah destinasi ke Goa Sriti.


Sumber : Dok.Pri ( Goa Sriti )


Goa Sriti ini masih berada di satu kawasan yang sama dengan goa pindul namun berbeda tempat. Untuk menyusuri goa ini, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar 35 ribu rupiah. Menurut penuturan bapak pemandu, goa sriti ini memiliki panjang sekitar 320 meter, yang terbentuk dari bebatuan sejak ratusan tahun lalu. For your information,  goa sriti ini teletak tepat di bawah jalan raya yang sering di lalui oleh warga setempat, kebayang kan yak, goa di bawah jalan raya, mungkin goa ini dulu dimanfaatkan saat masa penjajahan sebagai tempat persembunyian atau jalan pintas *ahh sotoy lu. Berbeda dengan pindul, goa sriti ini air nya tidak dalam, jadi mengarunginya cukup dengan berjalan karena ketinggian air hanya sampai sepinggul orang dewasa.


Keseruan menelusuri goa bawah tanah seperti tidak ingin berakhir begitu saja, ditemani oleh seorang guide menambah pengetahuan kita tentang seluk beluk goa sriti dan medan yang penuh dengan air semakin menambah keseruan, ditambah lagi dengan alat penerangan senter yang diberikan untuk membantu kita menelusuri goa yang gelap berasa seperti di film horor “The Descent”


9. Sungai Oya 


Sumber : Dok.Pri ( Perjalanan menuju wisata Sungai Oya)

Kali ini
saya harus puas terjebak macet karna padatnya wisatawan yang ingin menuju goa pindul. Sementara perjalanan menuju sungai oya melalui jalan yang sama, menghabiskan banyak waktu memang kalau sudah terjebak macet, saya baru menyadari bahwa pada saat itu, ternyata long weekend, pantas saja banyak sekali wisatawan yang berkunjung ke daerah pindul ini.

Singkat cerita, kami pun berhasil menerobos kemacetan setelah sabar menunggu hampir 1 jam, tak lama berkendara, hujan sepertinya ingin menemani perjalanan kami, belum sampai sungai oya kami sudah kuyup diterpa hujan, pun itu tak juga menyurutkan langkah kami untuk menikmati wisata air yang satu ini. Tak lama berselang, kami pun tiba di sungai Oya. Masih hujan dan air di sungai Oya pun sudah mulai naik, takut dibalut kecewa tak bisa kami sembunyikan, toh kami juga akhirnya memberanikan diri untuk tetap lanjut meski air sungai sudah naik. 

Sumber : goapindulvacation(dot)com

Sedikit informasi nih, untuk menikmati wisata sungai oya, kita hanya butuh 30 ribu rupiah, sungai oya juga merupakan wisata yang sangat luar biasa seru, mengarungi sungai bersama di atas ban pelampung, dihempas terjalnya medan sangat menambah keseruan, padahal
saya anti dengan sungai tapi berhubung sudah jauh-jauh sampai ke Yogyakarta, saya beranikan diri untuk berpartisipasi dalam keseruan ini. Tapi memang pada saat itu cuaca tidak begitu bersahabat dan saya juga tidak bisa mengabadikan momen ini, Hujan tersebut menyebabkan air sungai naik dan kami terpaksa berhenti mengarungi sungai sebelum sampai ke tempat pemberhentian wisata ini, tapi tidak masalah, yang penting ane sudah merasakan wisata river tubing ini walaupun tidak sampai selesai.

10. Kalibiru

Next, pada perjalanan selanjutnya di kesempatan yang berbeda,
saya menyempatkan diri untuk singgah ke kawasan kalibiru. Wih, kalibiru ini merupakan surganya spot-spot bagus bagi kamu yang suka banget dengan alam, apalagi bagi yang hantu foto *wkwkwkwkw 
Dokpri. Alamat Wisata Kalibiru
 

Sebelum kita memasuki kawasan kalibiru, biasanya penyedia jasa perjalanan yang berada pada post pertama akan menawarkan beberapa paket perjalanan wisata, ada sekitar 3 atau lebih *ane kagak ingat jelas bro. Mulai dari air terjun, perbukitan hingga kawasan asri. Untuk paket perjalanan wisata yang kami pilih cukup terasa menghabiskan budget, sekurang-kurangnya kami menghabiskan sekitar 450 ribu untuk penyewaan mobil Jeep dan tiket masuk. Bagi kamu yang gak suka naik JEEP, disediakan juga motor Cross bagi pecinta perjalanan Offroad * berasa kayak satria baja hitam gue naik itu, sayang kaki gue kagak sampek naik motor tersebut kwkwkw. Karena memang medan jalan yang tidak teraspal dengan baik ditambah lagi jalan-jalan menanjak yang mungkin tingkat kemiringan jalan hampir 90 derajat *istigfar terus bro gue di jalan.

Sumber : (Dokpri)Perjalanan Menuju Kalibiru dengan JEEP
 
Asli, waktu disuruh manjat ke spot ini
saya berasa pengen pulang aja *jatuh langsung gelinding ke hutan-hutan cuy, untung kalau saya ditemukan, kalau hilang tanpa jejak gimana. Tapi santai aja guys, yang ingin menikmati spot indah ini akan dilengkapi dengan perlengkapan yang membuat kita tetap safety ditengah keseruan.

Sumber : (Dok.Pri) Wisata Alam Kalibiru

11. Kurnia Sari
 
Well, the last but not lease, perjalanan terakhir yang menjadi penutup keseruan ini adalah perjalanan menuju ke pusat oleh-oleh, berhubungan banyak yang request Bakpia Pathok, saya pun menyempatkan diri untuk singgah ke Kurnia Sari, pusat oleh-oleh yang cukup punya nama di Yogyakarta, beralamat di Jalan Glagahsari No.91, Warungboto, Umbulharjo. liburan kurang lengkap kan ya tanpa oleh-oleh untuk orang-orang yang disayangi.

Sumber : (makandijogja.com) Kurnia Sari
well, lengkap sudah ke 11 destinasi seru yang bisa kamu lakukan jika mengunjungi Yogyakarta. sampai jumpa pada postingan berikutnya :)

Wednesday, June 14, 2017

Data Mining : Konsep dan Implementasi Naive Bayes

"The Capability to learn is a gift, the ability to learn is a skill, the willingness to learn is a choice" -Brian Herbert-

Belajar merupakan proses untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kapasitas, tak ada alasan untuk berhenti belajar meski sesulit apapun engkau memanajemen waktu. of course, saya setuju dengan hal ini. belajar bukan tentang siapa yang ingin berlomba-lomba membanggakan diri namun lebih pada kesadaran diri akan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan. seperti saya yang dengan tekun belajar di Universitas Potensi Utama *uhhukk uhhukkk.

come back again guys, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sedikit materi yang tentunya jika kamu adalah mahasiswa/i tingkat akhir  potensi utama (UPU) atau yang sedang tugas akhir saat ini, pasti sudah tidak asing lagi dengan mata kuliah Data Mining *ini loh mata kuliah yang suka buat pening. santai saja, saya tidak akan membahas sesuatu yang membuat masa depanmu suram apalagi sampai kelam.by the way, materi yang ingin saya sharing pada postingan saya ini adalah tentang Metode Naive Bayes.  sudah pada tahu kan ya? kalau belum, saya beri sedikit pengantar.

Menurut mbak Patil dan kawan-kawan(Patil dkk,2013), Naive Bayes merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengklasifikasikan probabilistik sederhana yang menghitung sekumpulan probabilitas dengan menjumlahkan frekuensi dan kombinasi nilai dari dataset yang diberikan serta mengasumsikan semua atribut independen atau tidak saling ketergantungan yang diberikan oleh nilai pada variabel kelas).  lebih jauh lagi, Naive Bayes didasarkan pada asumsi penyederhanaan bahwa nilai atribut secara konditional saling bebas jika diberikan nilai output. Dengan kata lain, diberikan nilai output, probabilitas mengamati secara bersama adalah produk dari probabilitas individu (Mujib dkk, 2013). Keuntungan penggunaan Naive Bayes adalah bahwa metode ini hanya membutuhkan jumlah data pelatihan (Training Data) yang kecil untuk menentukan estimasi paremeter yang diperlukan dalam proses pengklasifikasian. Naive Bayes sering bekerja jauh lebih baik dalam kebanyakan situasi dunia nyata yang kompleks dari pada yang diharapkan (Pattekari dan Parveen,2012).

adapun rumus yang digunakan dalam metode ini adalah :



Keterangan :
X                     : Data dengan class yang belum diketahui
H                     : Hipotesis data merupakan suatu class spesifik
P(H|X)             : Probabilitas hipotesis H berdasar kondisi X (posteriori
                          probabilitas)
P(H)                : Probabilitas hipotesis H (prior probabilitas)
P(X|H)             : Probabilitas X berdasarkan kondisi pada hipotesis H
P(X)                : Probabilitas X

well, dari pada banyak basa basi saya langsung kasih contoh penerapan nya saja. here we go guys ! 
 untuk menerapkan metode Naive Bayes Dalam suatu kasus, yang kamu butuhkan pertama kali adalah kumpulan dataset, di mana data tersebut kita butuhkan untuk melakukan pengujian. contoh dataset yang saya gunakan adalah sebagai berikut 


  dari data di atas saya bisa memberikan informasi bahwa data tersebut merupakan data penggunaan listrik rumah tangga, data tersebut merupakan data yang saya gunakan pada penelitian saya terdahulu *mumpung lagi panas-panasnya berita tentang kenaikan Tarif Dasar Listrik wkwwkwkwkw. selanjutnyasetelah dataset terkumpul, saatnya menentukan probabilitas setiap kriteria, ngomong-ngomong, dari dataset di atas kita bisa menyimpulkan bahwa kriteria yang akan digunakan meliputi Jumlah Tanggungan, Luas Rumah, Pendapatan, Daya Listrik, Perlengkapan dan yang terakhir adalah Penggunaan Listrik. perlu kalian ingat bahwa goal dari penerapan metode Naive Bayes dalam kasus listrik rumah tangga ini adalah untuk memprediksi penggunaan listrik rumah tangga. sehingga hasil penerapan ini dapat dijadikan acuan untuk mengendalikan penggunaan listrik agar tidak berlebihan. so, adapun contoh probabilitas berdasarkan dataset di atas sebagai berikut :
 
 Tabel di atas merupakan tabel yang menunjukan nilai probabilitas untuk kriteria Jumlah Tanggungan.

 
Tabel di atas menunjukan nilai probabilitas untuk kriteria Luas Rumah.
 
untuk tabel di atas menunjukan nilai probabilitas untuk kriteria Pendapatan.
 
 Tabel di atas menunjukan nilai probabilitas untuk kriteria Daya Listrik.
  
 Tabel di atas menunjukan nilai probabilitas untuk kriteria Perlengkapan.
 
Nah, Kalau tabel di atas menunjukan nilai probabilitas untuk Penggunaan Listrik yang mana probabilitas ini yang akan menentukan hasil dari metode Naive Bayes ini. *waduh...jangan pusing dulu ya masih panjang bro/sis. nilai probabilitas di atas diperoleh dari ke 60 data rumah tangga pada tabel dataset di awal.

dataset sudah, nilai probabilitas setiap kriteria sudah, langkah terakhir adalah menghitung prediksi penggunaan listrik rumah tangga.  untuk mengetahui hasil dari penerapan metode naive bayes ini, saya menggunakan aplikasi bantu yaitu Weka, di mana weka memudahkan saya dalam hal menghitung tiap probabilitas dan nilai akhir prediksi penggunaan rumah tangga *mau simple aja nih orang.

Taa...Daa...... dapat kalian lihat dari hasil penerapan metode Naive Bayes pada Weka. dari 60 data listrik penguna rumah tangga, dapat disimpulkan bahwa metode naive Bayes ini berhasil menghitung penggunaan listrik rumah tangga dengan nilai akurasi 78.3333% dan error sebesar 21.6667%. 

Finally, Sekian postingan saya mengenai Penerapan Metode Naive Bayes. materi di atas saya sajikan secara rinci dalam paper saya yang bisa kalian download disini. semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya,


sumber :
1. Patil,  T. R.,  Sherekar,  M. S.,  2013,  Performance Analysis of Naive Bayes and J48 Classification Algorithm for Data Classification, International Journal of Computer Science and Applications, Vol. 6, No. 2, Hal 256-261.

2.Pattekari,  S. A.,  Parveen, A.,  2012, Prediction System for Heart Disease Using Naive Bayes, International Journal of Advanced Computer and Mathematical Sciences,  ISSN 2230-9624, Vol. 3, No 3, Hal 290-294.

3.Ridwan, M., Suyono, H., Sarosa, M., 2013, Penerapan Data Mining untuk Evaluasi Kinerja Akademik Mahasiswa Menggunakan Algoritma Naive Bayes Classifier,  Jurnal EECCIS, Vol 1, No. 7, Hal. 59-64.