QUIXX Nasal Protection : Solusi atasi radang tenggorokan di bulan puasa

 NasalProtection1


Olahraga, itu adalah hal terakhir yang aku lakukan saat bener-bener  tidak ada lagi aktivitas yang bisa aku lakukan saat waktu senggang. Bukan karena tidak ada waktu, tapi karena kurang penting bagi ku saat itu. Namun, seiring dengan berjalanya waktu, umur yang semakin bertambah, pekerjaan yang padat dan stress yang kian memuncak. Finally, I have to pay the Piper, wajar jika kesehatan ku yang akhirnya terganggu, pola hidup yang tidak sehat memang seharusnya menjadi faktor primer penyebab terjadinya masalah kesehatan. undebatable !!

Belajar dari sikap abai yang lalu-lalu, aku mulai aware dengan kondisi kesehatan, sebab aku tahu ini bukan hanya tentang aku, tapi juga tentang mereka yang ada didekatku. Bisa jadi pola hidup tidak sehat yang dilakukan, akan diikuti oleh orang-orang terdekat atau ketika kondisi kesehatan sedang tidak baik, mereka yang akan kerepotan untuk mengurus segala keperluan kita. Atas dasar itu juga, aku memilih untuk peduli dengan pola hidup ku.

Balik lagi ke Olahraga, Aku memang jarang sekali atau hampir tidak pernah berolahraga, terakhir ku ingat, aku berolahraga sekali seminggu saat masih SMA, itupun karena keharusan agar bisa lulus untuk mata pelajaran olahraga. Padahal tidak ada yang salah dengan membiasakan diri untuk berolahraga, alih-alih tubuh jadi sehat dan bugar.

Sejak tahun lalu aku mulai menyukai Olahraga Bersepeda. Olahraga yang santai dan tidak menjenuhkan bagi ku, menikmati sejuk nya kawasan hijau, jauh dari hiruk pikuk perkotaan, walaupun sesekali aku juga memilih rute ke daerah perkotaan juga, tapi bersepeda itu menyenangkan dan menyehatkan.

Ngomong-Ngomong soal Kesehatan, baru-baru ini, berita yang cukup mencengangkan datang dari negara India, Kasus harian Covid-19 terus naik selama empat hari berturut-turut di negara tersebut, tercatat dalam 24 jam terakhir ada sekitar 349.691 kasus. Dengan demikian, saat ini india menjadi negara dengan kasus penularan tertinggi di Dunia. Jangankan India, mungkin kita pun juga mulai abai dengan hal tersebut, melihat statistik Perkembangan Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Per-Hari di Indonesia yang belum juga stabil penurunan nya, tentu ini juga jadi PR buat kita bersama.

NasalProtection2

Pada situasi sekarang, boleh jadi kita lebih ekstra memperhatikan perlindungan kesehatan demi mencegah penularan covid-19, namun kita tidak bisa mengabaikan begitu saja biang penyakit lain yang juga tersebar di udara, yang kita hirup setiap harinya. Kalau aku pribadi sih, langganan banget sama yang namanya Radang Tenggorokan bahkan sejak sebelum pandemi, dulu nya aku berpikir bahwa infeksi tersebut disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi makanan berminyak secara berlebihan, belakangan aku jadi aware bahwa bukan hanya makanan yang menyebabkan hal tersebut terjadi, udara juga bisa jadi penyebabnya.

Ternyata benar, menurut situs allianz.co.id bahwa udara yang kotor (polusi udara) punya peran dalam membawa biang penyakit melalui hidung dan menjadi gejala-gejala penyakit ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) seperti alergi, batuk, bersin-bersin, hidung berair, sakit tenggorokan dan pada kasus yang lebih berat, dapat menjadi cikal bakal penyakit yang lebih serius seperti bronchitis dan pneumonia. Hidung menjadi salah satu bagian tubuh yang rentan dimasuki oleh biang penyakit, tentu menjaga hidung agar terhindar dari masuknya biang penyakit seperti partikel kotor, kuman dan bakteri menjadi penting.
 
By the way, soal menjaga kebersihan hidung, aku sih sekarang menggunakan QUIXX Nasal Protection.

NasalProtection3

For your information, Ini merupakan produk Semprotan Hidung (Nasal Spray) berbentuk bubuk (powder) pertama di Indonesia , yang berfungsi untuk membuat lapisan gel pelindung di rongga dalam hidung , yang bertujuan untuk mencegah masuknya partikel udara kotor seperti debu, polusi, alergen (biang alergi), bakteri dan TERBUKTI SECARA KLINIS mengurangi bersin, hidung berair, dan hidung tersumbat karena udara kotor, polusi dan debu. Selain itu, QUIXX ini terbuat dari bahan alami, minim efek samping, dan tidak menyebabkan kantuk. Kok bisa ? itu karena QUIXX tidak mengandung zat aktif. Juga dapat digunakan oleh anak di atas 2 tahun, dewasa, ibu hamil dan menyusui serta penggiat olahraga. Oya, tadi aku sempat singgung bahwa QUIXX terbuat dari bahan-bahan alami, dari tanaman hypercellulose powder dan peppermint. Wajar jika setelah pemakaian akan terasa segar dan melegakan pernapasan.

Karena QUIXX Nasal Protection ini berbentuk bubuk, pasti teman-teman bingung tentang bagaimana cara pemakaiannya. No problem !! cara pemakaian nya tergolong mudah kok.

NasalProtection4

Sebagai tambahan, setelah QUIXX disemprotkan ke dalam hidung, dengan kelembaban dalam hidung, bubuk QUIXX akan berubah menjadi gel yang tidak menimbulkan rasa tidak nyaman dalam hidung. Kemudian, jika ditanya kapan kita harus memakai QUIXX Nasal Protection, ada beberapa kondisi dimana kita harus menggunakan Nasal Spray ini, antara lain ketika Sebelum memakai masker, Saat akan terpapar udara kotor (di dalam ruangan dengan minim ventilasi, seperti kantor dan gym) dan Saat akan keluar/beraktivitas di luar rumah. Selain itu, QUIXX Nasal Protection Dapat digunakan oleh anak di atas 2 tahun, dewasa, ibu hamil dan menyusui serta penggiat olahraga. Intinya, QUIXX DULU BARU PAKAI MASKER.

Sebagai tambahan, 1 Botol QUIXX itu bisa untuk 200 kali sprays dengan harga sekitar 120.000, jadi jika pemakaian 2 kali sehari (pagi dan sore) dengan dua kali semprot tiap pemakaian, maka 1 botol QUIXX ini bertahan sampai 40-50 hari. Setelah pemakaian, QUIXX dapat melindungi hingga 6-8 jam. Untuk informasi ketersediaan dan pembelian produk QUIXX, temen-temen bisa temukan di Guardian, Century, Viva Health, Kimia Farma, K24, Apotek Roxy (Seluruh Indonesia) atau  bisa juga dengan mengunjungi Official store nya QUIXX Nasal Protection di TOKOPEDIA.



#QUIXXNasalProtection

#DailyDefenseExtraProtection


Sumber :

https://www.kompas.com/global/read/2021/04/26/220343470/corona-india-update-setiap-menit-4-orang-meninggal



Post a Comment

0 Comments