Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2012

Jenjang Menuju Takwa

Menurut para ulama, takwa berarti hendaklah Allah tidak melihatmu dalam larangan-larangannya dan tidak kehilanganmu dalam perintah-perintahnya. Ubai bin Ka’ab memberikan ilustrasi takwa dengan bersiap-siap dan berjalan dengan hati-hati saat melewati jalan penuh duri. Menurut Sayyid Quthb dalam Fi Zhilalil Qur’an, “Itulah takwa, kepekaan batin, kelembutan perasaan, rasa takut terus menerus, selalu waspada dan hati-hati jangan sampai kena duri jalanan.. jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan syahwat, kerakusan dan angan-angan, kekhawatiran dan keraguan, harapan semu atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. Ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti… dan masih banyak duri-duri yang lainnya”. Dalam Al-Qur’an berapa kali disebutkan perintah “Bertakwalah!”? Hal ini bukan berarti kita tidak bertakwa lalu disuruh bertakwa. Namun ketakwaan adalah sesuatu yang harus terus ditingkatkan. Terus ditambah dan ditingkatkan lagi. Hendaknya kita selalu berpros